Bangkalan,bnewsjatim.id – Warga Dusun Tanggungan, Desa Bragang, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan digegerkan oleh penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga baru dilahirkan, Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi hidup di pekarangan rumah milik seorang warga bernama Masi.
Menurut keterangan Kasi Humas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama peristiwa ini pertama kali diketahui saat Masi keluar rumah pada dini hari. Ia kemudian mendengar suara tangisan bayi yang samar-samar. Karena penasaran, Masi mencari sumber suara tersebut hingga menemukan seorang bayi laki-laki di bawah pohon mangga dekat pintu masuk pekarangannya. Saat ditemukan, bayi itu terbungkus baju berwarna kuning.
Baca juga: Gegerkan Warga Klampis, Bayi Laki-Laki Berbaju Kuning Ditemukan di Bawah Pohon Mangga Saat Dini Hari
"Setelah mendengar tangisan bayi, saksi mendatangi sumber suara dan menemukan bayi laki-laki tersebut. Bayi kemudian segera dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis," ujar Kasi Humas Polres Bangkalan.
Masi langsung membawa bayi tersebut ke bidan desa terdekat. Berdasarkan pemeriksaan medis, bayi dinyatakan dalam kondisi sehat dengan berat badan sekitar 3,6 kilogram. Untuk sementara waktu, bayi tersebut dirawat di rumah Masi sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari instansi terkait.
Petugas Polsek Klampis yang menerima laporan langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan dari sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti di lokasi.
Guna memastikan perawatan dan perlindungan hukum terhadap anak, pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan bidan desa, Puskesmas Klampis, dan Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan.
"Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kami terus melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas pihak yang diduga menelantarkan bayi tersebut," tegas Kasi Humas Polres Bangkalan.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa ini untuk segera melapor guna membantu mempercepat proses penyelidikan.(Team/Red)
Editor : redaksi