Peringati Haul Akbar Bhujuk Kambang Jasa Leluhur, Warga Dusun Gundul Desa Soket Laok Kecamatan Tragah Bangkalan 

Reporter : redaksi

Bangkalan, bnewsjatim – Masyarakat Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, kembali menggelar tradisi tahunan Haul Akbar Bhujuk Kambang. Rangkaian acara keagamaan yang sakral ini berlangsung khidmat dan meriah selama dua hari berturut turut, dengan menghadirkan penceramah Agam Gus Imron Hamzah dari Jember serta Ustadz Syuaib Ali Musyaffa dari Bojonegoro.

Acara yang dipusatkan di Area Makam Bhujuk Kambang, Dusun Gundul, Desa Soket Laok, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan ini dihadiri oleh para ulama, tokoh masyarakat, serta ribuan jemaah dari berbagai daerah. (23/06/2026)

Baca juga: Tragedi Berdarah di Tragah Bangkalan: Dua Kerabat Duel Celurit Malam Hari, Polisi Buru Motifnya!

Rangkaian Haul Akbar ini dikemas dengan berbagai kegiatan religius. Acara diawali pada hari Sabtu dengan pembacaan selawat Burdah bersama Cinta Sholawat Community, yang kemudian dilanjutkan dengan ceramah pembuka oleh Ustadz Syuaib Ali Musyaffa.

Sementara itu, puncak acara Haul Akbar dilaksanakan pada hari Minggu siang, dimulai pukul 13.30 WIB. Agenda utama pada puncak acara meliputi ritual haul, doa bersama, serta tausiyah agama yang disampaikan oleh Gus Imron Hamzah.

Baca juga: Bantah Lakukan Kelalaian Medis, Kuasa Hukum Bidan M: Ibu dan Bayi Pulang dalam Kondisi Sehat

Tujuan Pelaksanaan Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa leluhur dan waliyullah Bhujuk Kambang, agenda tahunan ini digelar untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan serta rasa cinta umat kepada Nabi Muhammad SAW melalui lantunan sholawat.

Pelaksanaan tradisi tahunan Haul Akbar Bhujuk Kambang, pembacaan Burdah, Yasin dan tahlil pengajia Berlangsung selama dua hari berturut turut sabtu hingga Minggu puncak acara hari Minggu pukul 13.30 WIB. Untuk memperingati dan menghormati jasa leluhurdan waliyullah Bhujuk Kambang, mempererat silaturahmi antarwarga, serta meningkatkan keimanan dan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: Diduga Lalai hingga Bayi Luka Berat, Bidan Mandiri di Burneh Bangkalan Resmi Dilaporkan ke Dinkes

Acara dikemas secara khidmat dan terbuka untuk umum, diawali dengan solawatan dan ceramah pembuka pada hari pertama, lalu ditutup dengan ritual puncak haul, doa bersama, dan ceramah agama pada hari kedua,"(Team)

Editor : redaksi

Peristiwa
Terpopuler
Berita Terbaru