Viral Isu Kedisiplinan Guru SDN Lajing 3, Mantan Plt Kepsek: Seharusnya Guru yang Klarifikasi, Bukan Wali Murid

Bangkalan,bnewsjatim.id – Dugaan rendahnya kedisiplinan guru di SDN Lajing 3, Kecamatan Arosbaya, yang mendadak viral di media sosial Facebook, memicu reaksi dari pihak sekolah. Namun, di tengah hangatnya perbincangan publik, terungkap fakta mengenai kekosongan kepemimpinan di instansi tersebut.

Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN Lajing 3 membenarkan bahwa persoalan tersebut tengah menjadi polemik di masyarakat. Meski enggan menyudutkan pihak tertentu, ia menekankan bahwa jika terdapat pelanggaran disiplin, maka tindakan tegas dari dinas terkait sangat diperlukan.

Baca Juga: Usai dilantik, Plt Dirjenpas Beri Arahan Langsung Kepada Seluruh Kabag TU & Umum Kanwil

Salah satu poin yang disoroti oleh mantan Plt tersebut adalah munculnya klarifikasi yang mengatasnamakan grup wali murid terkait isu yang beredar. Ia menilai langkah tersebut kurang tepat dan justru menimbulkan spekulasi baru.

“Saya sangat menyayangkan adanya klarifikasi yang mengatasnamakan grup wali murid. Mengapa bukan para gurunya sendiri yang memberikan klarifikasi?” tegasnya.

Menurutnya, para tenaga pendidik yang bersangkutan seharusnya memberikan penjelasan langsung mengenai aktivitas dan kedisiplinan mereka agar permasalahan menjadi terang benderang bagi masyarakat.

Melalui pesan WhatsApp, ia juga mengklarifikasi status posisinya saat ini. Ia menegaskan bahwa secara administratif dirinya tidak lagi menjabat sebagai pimpinan di SDN Lajing 3 karena Surat Keputusan (SK) penugasan telah berakhir.

“SK Plt saya sudah habis sejak Februari kemarin,” tulisnya singkat.

Mengingat masa tugasnya yang telah usai, ia berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan segera turun tangan untuk menyelesaikan benang kusut di SDN Lajing 3. Harapan utamanya adalah:

Tindakan Tegas: Adanya pembinaan atau tindakan nyata dari Dinas terhadap guru yang dinilai kurang disiplin.

Kepastian Manajemen: Segera menunjuk pimpinan baru agar pengawasan internal sekolah kembali berjalan.

Fokus Pendidikan: Memastikan proses belajar mengajar kembali maksimal dan guru menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.(Team/Red)

Editor : redaksi

Berita Terbaru