Tragedi Berdarah di Tragah Bangkalan: Dua Kerabat Duel Celurit Malam Hari, Polisi Buru Motifnya!

Reporter : redaksi

Bangkalan,bnewsjatim.id – Insiden berdarah yang diduga dipicu konflik pribadi terjadi di Dusun Gundul, Desa Soket Laok, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Peristiwa tersebut melibatkan dua pria yang disebut-sebut masih memiliki hubungan keluarga. Bentrokan yang berujung penggunaan senjata tajam itu mengakibatkan salah satu pihak mengalami luka serius dan harus mendapatkan penanganan medis di RSUD Syamrabu Bangkalan.

Baca juga: Bantah Lakukan Kelalaian Medis, Kuasa Hukum Bidan M: Ibu dan Bayi Pulang dalam Kondisi Sehat

Kapolsek Tragah AKP Erwan Kurniawan membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, jajaran kepolisian langsung bergerak ke lokasi begitu menerima laporan dari warga.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab terjadinya peristiwa tersebut. Dugaan sementara keduanya memiliki hubungan kekerabatan, namun motifnya masih dalam pendalaman," kata Erwan.

Baca juga: Diduga Lalai hingga Bayi Luka Berat, Bidan Mandiri di Burneh Bangkalan Resmi Dilaporkan ke Dinkes

Petugas dari Polsek Tragah bersama unit terkait telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi. Beberapa saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian juga dimintai keterangan guna membantu mengungkap kronologi secara utuh.

Peristiwa ini sempat menjadi perhatian warga sekitar karena terjadi pada malam hari dan menimbulkan kepanikan di lingkungan setempat. Sejumlah warga tampak berkumpul di sekitar lokasi sebelum akhirnya dibubarkan petugas untuk kepentingan penyelidikan.

Baca juga: Polisi Tetapkan Dua Pelaku Penyemprotan Air Cabai di Pasar Patemon Sebagai Tersangka

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih mendalami latar belakang perselisihan yang berujung pada duel berdarah tersebut. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai penyebab kejadian dan menyerahkan proses penanganan sepenuhnya kepada pihak berwenang.(Team/Red)

Editor : redaksi

Peristiwa
Terpopuler
Berita Terbaru